KABARMASA.COM, JAKARTA — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Ketua Bidang Kebudayaan dan Pariwisata HMI Cabang Jakarta Selatan, Karim Tjendra, mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda dan mahasiswa, untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
Karim menilai momentum peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi kesempatan untuk mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga menjadi momentum bagi generasi saat ini untuk memperkuat rasa kebangsaan, menjaga toleransi, serta berkontribusi dalam menghadapi berbagai tantangan di era digital.
Menurutnya, derasnya arus informasi di ruang digital harus disikapi secara bijaksana. Penyebaran berita bohong atau hoaks, informasi yang belum terverifikasi, serta konten yang mengandung provokasi berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan memicu perpecahan di tengah masyarakat.
Karena itu, ia mengimbau masyarakat, terutama pemuda dan mahasiswa, agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi sebelum memastikan kebenaran dan sumbernya.
“Jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Pemuda dan mahasiswa harus menjadi bagian dari solusi dengan menyebarkan informasi yang positif, edukatif, dan dapat memperkuat persatuan,” ujar Karim (09/08/2026).
Selain persoalan literasi digital, Karim menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga dan melestarikan kebudayaan serta mengembangkan sektor pariwisata, khususnya di Jakarta.
Menurutnya, perkembangan Jakarta sebagai kota metropolitan dan pusat berbagai aktivitas nasional perlu berjalan beriringan dengan upaya mempertahankan identitas budaya masyarakat. Sejarah, kesenian, tradisi, kuliner, hingga berbagai destinasi wisata merupakan bagian penting dari karakter dan identitas Jakarta yang perlu diwariskan kepada generasi berikutnya.
“Budaya dan pariwisata Jakarta merupakan aset bersama. Anak muda harus ikut mengenal, menjaga, sekaligus mempromosikannya melalui ruang digital agar budaya kita tidak kehilangan tempat di tengah modernisasi,” katanya.
Karim juga mendorong pemuda dan mahasiswa untuk tidak hanya menjadi penonton dalam perkembangan kebudayaan dan pariwisata Jakarta. Menurutnya, generasi muda dapat mengambil peran melalui berbagai kegiatan positif, seperti terlibat dalam kegiatan kebudayaan, mendukung pelaku seni dan UMKM lokal, serta memperkenalkan destinasi wisata Jakarta melalui berbagai platform digital secara kreatif dan bertanggung jawab.
Ia menilai perkembangan teknologi dan media sosial seharusnya dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi sekaligus promosi kebudayaan. Dengan kreativitas generasi muda, berbagai potensi budaya dan pariwisata Jakarta dapat diperkenalkan kepada masyarakat yang lebih luas, termasuk generasi muda di berbagai daerah maupun masyarakat internasional.
Karim berharap momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dapat menjadi refleksi bersama bahwa menjaga Indonesia tidak selalu harus dilakukan melalui langkah besar. Menurutnya, kontribusi terhadap bangsa dapat dimulai dari tindakan sederhana, seperti tidak menyebarkan hoaks, menghargai perbedaan, menjaga persatuan, melestarikan kebudayaan, mendukung produk dan pariwisata lokal, serta membangun kembali semangat gotong royong.
"Mari kita isi kemerdekaan dengan karya dan kontribusi. Jaga persatuan, lawan hoaks, rawat budaya, dan majukan pariwisata Jakarta. Pemuda bersatu, Indonesia kuat,” pungkas Karim Tjendra.






No comments:
Post a Comment