Putra Maluku Mengecam Keras Rasisme Paska Bentrokan Di Matraman Jakarta Pusat Dan Meminta Untuk Segera Usut Tuntas Para Pelaku
PDNA Kota Batam Gelar Festival Anak 2026, Ratusan Peserta Ikuti Edukasi Literasi Digital dan Kreativitas Anak
Festival tersebut menghadirkan sejumlah kegiatan, antara lain lomba mewarnai, talkshow parenting, lomba foto keluarga, dan edukasi reproduksi anak. Selain menjadi ruang berekspresi bagi anak, kegiatan itu juga menjadi sarana edukasi bagi orang tua dalam menghadapi tantangan pengasuhan di era digital.
Acara dibuka secara resmi oleh Junaidi, S.Sos., M.M. yang menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Festival Anak oleh PDNA Kota Batam.
"Saya apresiasi sekali kegiatan Festival Anak yang diselenggarakan PDNA Kota Batam ini. Saya berharap kegiatan ini menjadi agenda tahunan atau semesteran jika memungkinkan," kata Junaidi.
Menurutnya, kegiatan yang melibatkan anak dan keluarga secara langsung memiliki peran penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak usia dini sekaligus memperkuat sinergi antara masyarakat, organisasi, dan pemerintah.
Dalam keynote speech, H. Syukri Ilyas, S.Ag., M.A., Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Batam, mengatakan Festival Anak sejalan dengan upaya pemerintah dalam membangun ekosistem yang aman bagi tumbuh kembang anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Ia menilai penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) perlu diimbangi dengan penguatan literasi digital dan pendidikan karakter agar teknologi dapat dimanfaatkan secara positif tanpa mengabaikan nilai-nilai sosial dan moral.
"Kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar pemerintah untuk mencegah penyalahgunaan AI dan menjaga anak-anak tetap tumbuh kreatif tanpa mencederai norma-norma," ujarnya.
Sesi talkshow menghadirkan Aditya Wira Pratama, S.Psi., M.Psi., Psikolog, Setyasih Priherlina, S.E., Ketua Lembaga Perlindungan Anak Batam, serta Kompol Eko Pujiono, S.Psi., M.Psi., Psikolog, Kabag Psikologi Biro SDM Polda Kepulauan Riau.
Ketiga narasumber membahas berbagai tantangan pengasuhan anak pada era digital, mulai dari kesehatan mental, perlindungan anak, hingga pentingnya kolaborasi keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak.
Ketua Panitia Retris Fitri Miranda mengatakan tingginya minat masyarakat tercermin dari jumlah peserta yang melampaui target panitia. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap kegiatan edukatif yang melibatkan seluruh anggota keluarga.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh sponsor dan mitra yang telah mendukung penyelenggaraan Festival Anak sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan baik.
Sementara itu, Ketua PDNA Kota Batam Wahyuni Purnama mengatakan Festival Anak merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan sekaligus memperkuat ketahanan keluarga.
Menurutnya, keluarga memiliki peran strategis dalam membentuk karakter anak, terutama di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat.
"Festival Anak menjadi salah satu ikhtiar Nasyiatul Aisyiyah untuk menghadirkan ruang belajar yang positif bagi anak sekaligus memperkuat peran keluarga sebagai lingkungan pendidikan pertama dan utama," katanya.
Festival Anak 2026 juga dihadiri jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Batam, Ketua Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Kepulauan Riau, serta Ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Kota Batam.
Penyelenggaraan kegiatan merupakan hasil kolaborasi PDNA Kota Batam dengan Mall Botania 2 Batam serta mendapat dukungan sponsor utama Pascola.
“Dukungan juga diberikan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Batam, Pimpinan Daerah 'Aisyiyah, LAZISMU, PT ING, PT Syam Amanah Gemilang, Bank Jatim, USM, Happy Time, Kalbe, dan Cinepolis”.
Melalui Festival Anak 2026, PDNA Kota Batam mendorong penguatan kolaborasi antara keluarga, pemerintah, dunia usaha, dan organisasi masyarakat dalam membangun ekosistem yang mendukung tumbuh kembang anak.
Tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini menunjukkan meningkatnya kebutuhan terhadap ruang-ruang edukasi keluarga yang adaptif terhadap perkembangan zaman sekaligus berorientasi pada pembentukan generasi yang kreatif, aman, dan berprestasi.(Tim/Red)
M. Isbullah Djalil Resmi Dilantik Sebagai Sekretaris Umum HMI Cabang Jakarta Timur Periode 2026–2027
Sekjend Eksekutif DPP AMKEI INDONESIA Hamka Djalaludin Refra, S.H Narasi Pemicu Bentrokan Di Matraman Karena Nasi Uduk Tidak Bayar Adalah Hoaks (Tidak Benar)
Lebih dari Sepak Bola, Muhamad Amir Rahayaan Sebut Piala Dunia Miliki Relasi Ideologi dan Sejarah Kuat
Jangan Biarkan Skandal Batu Bara PLTU Menggantung
KABARMASA.COM, MALANG - Korupsi tidak pernah sekadar soal angka kerugian negara. Ia adalah bentuk pengkhianatan terhadap hak rakyat untuk memperoleh pelayanan publik yang layak. Karena itu, dugaan korupsi dalam pengadaan batu bara untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) harus dipandang sebagai persoalan serius yang tidak boleh dibiarkan mengambang di tengah ruang publik.
Sektor energi merupakan urat nadi pembangunan nasional. Ketika pengadaan komoditas strategis seperti batu bara diduga dijadikan ladang penyimpangan, yang dipertaruhkan bukan hanya anggaran negara, melainkan juga kredibilitas tata kelola pemerintahan. Publik berhak mengetahui secara terang siapa yang bertanggung jawab, bagaimana modusnya, dan sejauh mana kerugian yang ditimbulkan.
Sayangnya, ketika penanganan perkara berlangsung terlalu lama tanpa kepastian yang memadai, ruang publik justru dipenuhi spekulasi. Muncul berbagai narasi yang saling bertentangan, bahkan berpotensi mengaburkan substansi persoalan. Yang dibutuhkan masyarakat bukan perang opini, melainkan proses hukum yang transparan, independen, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Mahasiswa memandang bahwa supremasi hukum hanya akan memperoleh legitimasi apabila dijalankan secara terbuka dan bebas dari intervensi kepentingan apa pun. Tidak boleh ada kesan bahwa penegakan hukum tunduk pada tarik-menarik kekuasaan atau kepentingan kelompok tertentu. Hukum harus berdiri sebagai panglima, bukan sebagai alat pembenaran.
Atas dasar itu, Presiden Republik Indonesia perlu mengambil langkah yang mampu memulihkan kepercayaan publik. Salah satu alternatif yang patut dipertimbangkan adalah membentuk *tim investigasi independen* yang terdiri dari unsur penegak hukum, auditor negara, akademisi, serta pakar yang memiliki integritas. Tim tersebut dapat bekerja secara objektif untuk mengurai fakta dan memastikan proses investigasi berlangsung tanpa konflik kepentingan.
Di sisi lain, apabila terdapat dasar hukum dan kewenangan yang memadai, *Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)* juga perlu diberikan ruang untuk melakukan pendalaman terhadap perkara ini sesuai mandat konstitusionalnya. Tujuannya bukan mengambil alih proses tanpa dasar, melainkan memastikan bahwa setiap dugaan tindak pidana korupsi ditangani secara profesional dan akuntabel.
Indonesia membutuhkan kepastian hukum, bukan ketidakpastian yang berkepanjangan. Semakin lama kasus ini menggantung, semakin besar pula biaya sosial yang harus ditanggung, yakni menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara. Pemberantasan korupsi tidak boleh berhenti pada slogan atau perang narasi, tetapi harus diwujudkan melalui keberanian mengungkap fakta dan menindak siapa pun yang terbukti bersalah tanpa pandang bulu.
Negara yang kuat bukanlah negara yang mampu menutupi persoalan, melainkan negara yang berani menyelesaikannya secara jujur, transparan, dan berkeadilan. Kini, publik menunggu langkah nyata pemerintah untuk memastikan bahwa dugaan korupsi pengadaan batu bara PLTU tidak berakhir sebagai polemik berkepanjangan, melainkan sebagai momentum memperkuat integritas penegakan hukum di Indonesia.
Oleh: MOH.Fauzi
Koordinator BEM Malang Raya
Ketua DPD BM PAN Kota Batam Muhamad Ibnuh Hadiri Kongres VII BM PAN di Banten
KABARMASA.COM, BANTEN – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (DPD BM PAN) Kota Batam, Muhamad Ibnuh, menghadiri pelaksanaan Kongres VII BM PAN yang berlangsung di Provinsi Banten pada 10–12 Juli 2026.
Kehadiran Muhamad Ibnuh dalam agenda nasional tersebut merupakan bentuk partisipasi dan komitmen DPD BM PAN Kota Batam dalam memperkuat konsolidasi organisasi, membangun jaringan antarkader, serta menyampaikan aspirasi generasi muda dari wilayah kepulauan dan perbatasan.
Kongres VII BM PAN mengangkat tema “Sinergi Alam untuk Rakyat: Menuju Swasembada Energi Terbarukan dan Kedaulatan Air Berkelanjutan.” Tema tersebut menegaskan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam merespons persoalan lingkungan, energi, sumber daya air, dan pembangunan yang berkelanjutan. Banten (11/07/2026)
Muhamad Ibnuh mengatakan bahwa Kongres VII BM PAN tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga momentum untuk memperkuat arah perjuangan dan peran kader muda PAN di tengah masyarakat.
Ketua DPD BM PAN Kota Batam, Muhamad Ibnuh, menghadiri Kongres VII BM PAN yang berlangsung di Banten pada 10–12 Juli 2026.
“Kongres ini harus menjadi ruang untuk melahirkan gagasan, keputusan, serta program kerja yang benar-benar dapat dijalankan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di daerah,” kata Muhamad Ibnuh.
Menurutnya, setiap daerah memiliki tantangan dan karakteristik yang berbeda. Kota Batam sebagai kawasan industri, wilayah kepulauan, sekaligus daerah yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga, memerlukan perhatian khusus dalam perumusan program organisasi tingkat nasional.
Persoalan ketersediaan air bersih, pengembangan energi terbarukan, perlindungan wilayah pesisir, peningkatan lapangan kerja, penguatan sumber daya manusia, serta pemberdayaan generasi muda menjadi beberapa isu penting yang perlu mendapatkan perhatian.
“Batam memiliki posisi strategis sebagai wilayah perbatasan dan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu, setiap kebijakan dan program nasional BM PAN diharapkan dapat mengakomodasi kebutuhan daerah kepulauan seperti Kota Batam,” ujarnya.
Muhamad Ibnuh juga berharap hasil Kongres VII BM PAN dapat menghasilkan program kerja yang konkret, terukur, dan memiliki mekanisme pelaksanaan yang jelas di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota.
Menurutnya, pengurus daerah tidak hanya harus dilibatkan sebagai pelaksana, tetapi juga perlu diberikan ruang untuk menyampaikan gagasan dan ikut merumuskan arah program organisasi.
“BM PAN Kota Batam siap bergerak dan menjalankan program nasional. Namun, daerah juga harus diberikan ruang, kepercayaan, pembinaan, serta dukungan yang nyata. Jangan hanya meminta daerah bergerak, sementara pusat tidak menyiapkan kendaraan dan bahan bakarnya,” tegasnya.
Ia menambahkan, kaderisasi dan penguatan organisasi harus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya menjelang agenda politik atau pemilihan umum. BM PAN harus hadir sebagai organisasi yang mampu mencetak generasi muda yang memiliki kapasitas, integritas, keberanian, serta kepedulian terhadap persoalan masyarakat.
Kongres VII BM PAN juga menjadi momentum pertemuan kader dan pengurus BM PAN dari berbagai daerah di Indonesia. Melalui forum tersebut, peserta dapat saling bertukar pengalaman, memperkuat komunikasi organisasi, serta menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di wilayah masing-masing.
DPD BM PAN Kota Batam berharap kongres tersebut dapat menghasilkan kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh kader, memperkuat struktur organisasi di daerah, dan membangun program yang relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini.
“Daerah bukan hanya pelaksana keputusan pusat. Daerah harus menjadi bagian dari perumusan arah perjuangan organisasi. Dengan kolaborasi yang kuat antara pusat dan daerah, BM PAN akan tumbuh menjadi organisasi yang modern, terbuka, dan semakin dekat dengan masyarakat,” kata Muhamad Ibnuh.
Melalui keikutsertaan dalam Kongres VII BM PAN, Muhamad Ibnuh menegaskan bahwa DPD BM PAN Kota Batam siap berkontribusi dalam memperkuat organisasi dan menjalankan program-program yang berpihak kepada masyarakat, khususnya generasi muda di Kota Batam.
Ia berharap semangat kongres dapat dibawa kembali ke daerah dan diwujudkan melalui kegiatan nyata, seperti pendidikan politik, pelatihan kepemimpinan, pemberdayaan ekonomi anak muda, kepedulian lingkungan, kegiatan sosial, serta penguatan kapasitas kader.
“Semangat yang dibangun dalam kongres harus diterjemahkan menjadi kerja nyata. BM PAN harus hadir di tengah masyarakat, mendengar persoalan mereka, dan menjadi bagian dari solusi,” tutupnya.(Tim/Red)
#BMPAN #MuhamadIbnuh #BMPAN #KotaBatam #KongresVIIBMPAN #PANKotaBatam #kongresbmpwnbanten2026
Kepolisian RI sebagai Catur Wangsa Penegak Hukum, Apresiasi dan Beri Dukungan Penuh
Koalisi Aktivis Mahasiswa Indonesia Akan Menggelar Aksi Unjuk Rasa Di Depan Kantor DPP PDI Perjuangan dan Gedung DPRD DKI Jakarta
Etika Dan Rasa Keadilan Semu Pada Kasus Nadiem
Pelantikan Pengurus Cabang PMII Kota Batam Periode 2025–2026: Perkuat Sinergi Pembangunan Batam Melalui Kolaborasi Investasi, Pemerintah, dan Masyarakat
KABARMASA.COM, KEPULAUAN RIAU - Kota Batam, 29 Juni 2026 – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Batam resmi dilantik dalam sebuah rangkaian kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat di PIH Hotel Batam, Minggu (28/6). Kegiatan tersebut mengusung tema "Sinergi Pembangunan Batam: Kolaborasi Investasi, Pemerintah, dan Masyarakat", sebagai bentuk komitmen PMII dalam mengambil peran strategis untuk mendukung pembangunan Kota Batam melalui sinergi berbagai elemen.
Pelantikan ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah, organisasi kemahasiswaan, dan tokoh masyarakat, di antaranya Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Pertanian PB PMII Sahabat La Ode Abdurrahman yang mewakili Ketua Umum PB PMII, Ketua Pengurus Wilayah IKA PMII Kepulauan Riau yang diwakili Sahabat Zainal Abidin, S.IP., M.Sos, Ketua PKC PMII Kepulauan Riau Sahabat Arie Rahmadani Kurniawan, Pemerintah Kota Batam yang diwakili oleh Demi Hastinul Nasution selaku Staf Ahli Wali Kota Batam Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Batam yang diwakili Dian Hari, Dinas Ketenagakerjaan Kota Batam yang diwakili Muhammad Zaini, S.Si, Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Batam yang diwakili Muhammad Sodikin, S.Pd., M.Si, jajaran organisasi Cipayung Plus se-Kota Batam, BEM se-Kota Batam, senior dan alumni PMII, serta para kader dan tamu undangan lainnya.
Selain prosesi pelantikan pengurus baru, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Launching Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PMII Kota Batam sebagai bentuk komitmen organisasi dalam memberikan pendampingan hukum kepada masyarakat serta kader PMII. Tidak hanya itu, sebagai wujud kepedulian terhadap pendidikan keagamaan, PC PMII Kota Batam turut melaksanakan penyerahan 50 mushaf Al-Qur'an kepada Pondok Pesantren Al-Kautsar Kota Batam sebagai ikhtiar memperkuat nilai-nilai keislaman dan mendukung pendidikan generasi muda.
Dalam sambutannya, Ketua PC PMII Kota Batam, Sahabat Suhardi, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya pelantikan sekaligus amanah yang diberikan kepada kepengurusan baru. Ia menegaskan bahwa PMII harus menjadi organisasi yang adaptif, progresif, serta mampu menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah.
"Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi awal pengabdian kami kepada masyarakat. PMII Kota Batam siap bersinergi dengan pemerintah, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat untuk menghadirkan gagasan, solusi, serta kontribusi nyata bagi pembangunan Batam yang lebih maju dan berkeadilan," ujar Sahabat Suhardi.
Sementara itu, sambutan dari IKA PMII Kepulauan Riau yang diwakili oleh Sahabat Zainal Abidin memberikan motivasi kepada seluruh kader agar terus menjaga nilai-nilai perjuangan PMII serta memperkuat kolaborasi lintas generasi.
"PMII telah melahirkan banyak kader yang berkiprah di berbagai bidang. Karena itu, kami berharap kepengurusan yang baru mampu menjaga semangat kaderisasi, memperkuat integritas, dan terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Sebagai senior akan selalu mendukung langkah-langkah positif yang dilakukan oleh PC PMII Kota Batam," ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Pertanian PB PMII, Sahabat La Ode Abdurrahman, menekankan pentingnya semangat kader untuk terus belajar, berproses, dan mengembangkan kapasitas diri sebagai bekal menjadi pemimpin masa depan.
"PMII adalah ruang pembelajaran yang tidak pernah berhenti. Jangan pernah lelah untuk terus berproses, memperluas wawasan, membangun jejaring, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Organisasi ini akan melahirkan pemimpin-pemimpin yang tangguh apabila setiap kader memiliki semangat belajar, mengabdi, dan berjuang secara konsisten," pesannya.
Tema "Sinergi Pembangunan Batam: Kolaborasi Investasi, Pemerintah, dan Masyarakat" menjadi refleksi bahwa pembangunan Kota Batam memerlukan keterlibatan seluruh elemen, termasuk organisasi kepemudaan dan mahasiswa. PMII diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi, penggerak perubahan, sekaligus mitra kritis yang konstruktif dalam mendukung iklim investasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan kesejahteraan masyarakat.
Dengan dilantiknya kepengurusan baru, diharapkan PC PMII Kota Batam semakin aktif menjalankan fungsi kaderisasi, pengabdian kepada masyarakat, advokasi kebijakan, serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Pelantikan ini menjadi momentum penting untuk menegaskan bahwa PMII Kota Batam siap melangkah lebih maju sebagai organisasi yang tidak hanya mencetak kader intelektual dan religius, tetapi juga menjadi bagian dari solusi dalam mewujudkan pembangunan Batam yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.(Tim/Red)
Wamentan Sudaryono Dorong HKTI Kepri Perkuat Ketahanan Pangan dan Kawal Program Pemerintah
KABARMASA.COM, KEPULAUAN RIAU - Kota Batam – Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia, Sudaryono, B. Eng., M.M., M.B.A., menegaskan bahwa Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di seluruh Indonesia, termasuk di Provinsi Kepulauan Riau.(29/06/2026)
Hal tersebut disampaikan Sudaryono usai menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) dan Dewan Pengurus Cabang (DPC) HKTI Provinsi Kepulauan Riau yang dipimpin Ketua DPD HKTI Kepri, Dr. Nyanyang Haris Pratamura, S.E., M.Si., di Batam.
Menurut Sudaryono, kepengurusan HKTI yang baru diharapkan mampu menjadi penghubung antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para petani dalam mengawal berbagai program pembangunan di sektor pertanian.
"HKTI merupakan mitra pemerintah. Tugas kita bersama adalah meningkatkan produksi pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Khusus di Kepulauan Riau, organisasi ini harus mampu mengawal berbagai program pemerintah agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujarnya.
Ia menjelaskan, pemerintah saat ini terus mengarahkan anggaran negara agar lebih efektif dan tepat sasaran untuk mendukung program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, seperti pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta penguatan sektor pertanian.
Menurutnya, berbagai aspirasi masyarakat, mulai dari kebutuhan alat dan mesin pertanian, pembangunan irigasi, hingga peningkatan produktivitas pertanian, akan menjadi perhatian pemerintah.
Sudaryono bahkan membuka ruang komunikasi secara langsung kepada pengurus HKTI dan masyarakat agar berbagai persoalan di lapangan dapat segera disampaikan kepada Kementerian Pertanian.
"Kami ingin persoalan-persoalan yang dihadapi petani bisa cepat diketahui dan dicarikan solusinya. HKTI harus menjadi organisasi yang aktif mengadvokasi kepentingan petani," katanya.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong peningkatan produksi pangan nasional, termasuk melalui pembukaan lahan pertanian baru di sejumlah daerah yang memiliki potensi untuk mendukung swasembada pangan.
Sementara itu, Ketua DPD HKTI Kepulauan Riau yang juga Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Dr. Nyanyang Haris Pratamura, menyampaikan bahwa kepengurusan HKTI yang baru akan fokus mendukung program ketahanan pangan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
Menurutnya, meskipun Kepulauan Riau merupakan wilayah kepulauan, daerah ini tetap memiliki potensi untuk mengembangkan sektor pertanian, terutama komoditas yang mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Kami akan fokus mengembangkan komoditas yang menjadi kebutuhan masyarakat seperti sayur-mayur, telur, ayam, serta berbagai hasil hortikultura. Semua program tersebut akan disinergikan dengan program pemerintah seperti Koperasi Merah Putih, Kampung Nelayan Merah Putih, dan program ketahanan pangan lainnya," kata Nyanyang.
Ia menambahkan, HKTI akan menjalankan fungsi sebagai organisasi masyarakat yang menjembatani aspirasi petani kepada pemerintah sekaligus menyosialisasikan berbagai program pemerintah kepada masyarakat.
"HKTI berperan sebagai penghubung. Kami menyerap aspirasi dari bawah untuk disampaikan ke pemerintah pusat, sekaligus mengawal kebijakan pemerintah agar dapat diterapkan dengan baik di daerah," ujarnya.
Nyanyang juga menjelaskan bahwa tantangan utama sektor pertanian di Kepulauan Riau bukan hanya pada produksi, tetapi juga persoalan pupuk, akses pasar, serta penguatan kelembagaan petani. Karena itu, HKTI akan terus hadir mendampingi petani agar berbagai kendala tersebut dapat diatasi melalui kolaborasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan.
Melalui kepengurusan baru periode 2026–2031, HKTI Kepulauan Riau diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan sektor pertanian, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan. (Tim/Red)
Afad Usasra Bakal Calon Kades Akan Bangun Sekolah Unggulan Dan Univeritas Di Desa Tridaya Sakti Kolaborasi Dengan Kementrian
![]() |
KABARMASA.COM, BEKASI – Bakal Calon Kepala Desa Tridaya Sakti, Afad Usasra S.H, M.H, menegaskan
komitmennya untuk menjadikan sektor pendidikan sebagai prioritas utama dalam
pembangunan Desa Tridaya Sakti. Melalui visi besar pembangunan sumber daya
manusia, Afad berjanji akan mendorong hadirnya sekolah unggulan dan perguruan
tinggi melalui kolaborasi dengan berbagai kementerian, pemerintah daerah, serta
institusi pendidikan negeri,luar negeri, maupun swasta, untuk Tridaya
Sakti, Tambun Selatan Kab Bekasi.
Menurut Afad Usasra, kemajuan sebuah desa tidak
hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas sumber daya
manusia yang dimiliki masyarakatnya. Oleh karena itu, dirinya siap mengerahkan
seluruh kemampuan dan jaringan yang dimiliki untuk mewujudkan pendidikan yang
berkualitas bagi warga Desa Tridaya Sakti.
"Saya
akan mempertaruhkan seluruh tenaga, pikiran, dan kemampuan yang saya miliki
untuk mencerdaskan masyarakat Desa Tridaya Sakti. Saya tidak ingin ada
anak-anak desa yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan tinggi. Di era
persaingan saat ini, pendidikan dan pengalaman menjadi modal utama untuk meraih
kesejahteraan," ujar Afad.
Sebagai seorang aktivis nasional yang bergerak
di bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat, serta Direktur PEHUMA Institut, Afad menyatakan akan
membangun sinergi dengan berbagai perguruan tinggi negeri, luar negeri dan
swasta, sekolah unggulan, serta pemerintah di tingkat kabupaten, provinsi,
hingga kementerian untuk menghadirkan program pendidikan yang berdampak
langsung bagi masyarakat.
"Saya
akan mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah,
perguruan tinggi, sekolah unggulan, hingga kementerian terkait untuk
bersama-sama membangun ekosistem pendidikan yang maju di Desa Tridaya Sakti.
Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang hasilnya akan dirasakan oleh
generasi sekarang maupun generasi mendatang," tambahnya.
Afad meyakini bahwa masyarakat yang memiliki
pendidikan, keterampilan, dan keahlian akan lebih mudah menciptakan
kesejahteraan bagi dirinya sendiri dan keluarganya. Menurutnya, pendidikan yang
baik akan melahirkan berbagai profesi dan peluang usaha yang dapat meningkatkan
taraf hidup masyarakat.
"Ketika
seseorang memiliki pendidikan, profesi, dan keahlian, maka ia akan mampu
menghidupi dirinya sendiri. Saya tidak ingin hanya memberikan bantuan sesaat.
Saya ingin memberikan bekal yang bisa digunakan sepanjang hidup. Saya tidak
memberikan ikan, tetapi saya ingin memberikan kail pancing. Jika ikan bisa
habis, maka kail pancing akan membuat seseorang mampu mencari penghidupannya
sendiri kapan pun ia mau," tegasnya.
Program pembangunan pendidikan unggulan yang
diusung Afad Usasra diharapkan dapat menjadi fondasi bagi terwujudnya Desa
Tridaya Sakti yang maju, mandiri, berdaya saing, dan sejahtera. Dengan
meningkatnya kualitas pendidikan masyarakat, diharapkan akan lahir
generasi-generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
"Mimpi
saya sederhana, yaitu melihat masyarakat Desa Tridaya Sakti memiliki kesempatan
yang sama untuk memperoleh pendidikan terbaik, pekerjaan yang layak, dan
kehidupan yang sejahtera. Pendidikan adalah jalan menuju kemajuan desa dan
kemakmuran masyarakat," tutup Afad Usasra.
"Membangun
Pendidikan Unggul, Mewujudkan Masyarakat Tridaya Sakti yang Maju, Mandiri, dan
Sejahtera."
Afad Usasra Direktur Pehuma Institut Selaku Mentor Apresiasi SMK IT Attaqwa 07 Tambun Selatan Masuk 10 Besar Lomba Inovasi Kabupaten Bekasi Semoga Juara 1
![]() |
| Afad Usasra, S.H, M.H Direktur Pehuma Institut |
Sebagai mentor dalam pengembangan
inovasi tersebut, Afad Usasra menilai keberhasilan ini merupakan bukti bahwa
generasi muda mampu menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat melalui
pemanfaatan teknologi informasi.
“Alhamdulillah, saya merasa sangat
bangga atas pencapaian siswa-siswi SMK IT Attaqwa 07 Tambun Selatan yang
berhasil masuk dalam 10 besar ajang Inovasi Kabupaten Bekasi. Ini merupakan
hasil kerja keras, kreativitas, dan semangat pantang menyerah dari para peserta
didik yang telah menunjukkan bahwa pelajar SMK mampu menciptakan inovasi yang
memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujar Afad Usasra.
Menurutnya, inovasi BEKASIKAB1
tidak hanya berorientasi pada perkembangan teknologi, tetapi juga memiliki
nilai sosial yang tinggi. Sistem ini menghadirkan layanan pembuatan KTP secara
online dari rumah, layanan pelaporan keadaan darurat seperti kecelakaan dan
bencana, serta program berbagi makanan gratis dari warga untuk warga yang
membutuhkan.
Afad Usasra berharap inovasi
tersebut tidak berhenti pada tahap kompetisi semata, tetapi dapat diwujudkan
dan diterapkan secara nyata untuk mendukung transformasi digital pelayanan
publik di Indonesia.
“Saya berharap BEKASIKAB1 dapat
meraih Juara 1 dalam ajang ini. Namun yang lebih penting, inovasi ini dapat
diimplementasikan secara luas dan menjadi bagian dari sistem pelayanan publik
yang terintegrasi. Jika dikembangkan dengan baik, saya optimistis program ini
dapat diterapkan tidak hanya di Kabupaten Bekasi, tetapi juga di berbagai
daerah bahkan secara nasional,” tambahnya.
Lebih lanjut, Afad Usasra mengajak
seluruh generasi muda untuk terus berinovasi dan mengambil peran dalam
pembangunan bangsa melalui karya-karya yang bermanfaat.
“Jangan pernah takut untuk bermimpi
dan berinovasi. Indonesia membutuhkan generasi muda yang mampu menghadirkan
solusi bagi berbagai permasalahan masyarakat. Terus belajar, berkarya, dan
memberikan kontribusi terbaik untuk bangsa dan negara,” tutupnya.
Keberhasilan masuk 10 besar ini
menjadi motivasi bagi keluarga besar SMK IT Attaqwa 07 Tambun Selatan untuk
terus mengembangkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta
mendukung terwujudnya pelayanan publik yang cepat, mudah, transparan, dan
berbasis teknologi digital.
Wakil Menteri Desa Dan Pdt Apresiasi Inovasi Digital SMK IT Attaqwa 07 Tambun Selatan Harapkan Juara Dalam Ajang Inovasi Kabupaten Bekasi
KABARMASA.COM, BEKASI – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SMK IT
Attaqwa 07 Tambun Selatan dalam ajang Lomba Inovasi Tingkat Kabupaten Bekasi.
Melalui inovasi digital berbasis pelayanan masyarakat yang diberi nama BEKASIKAB1,
para siswa berhasil menghadirkan solusi digital yang mendukung percepatan pelayanan
publik di tingkat desa , kelurahan dan nasional.
Inovasi yang dikembangkan berupa digitalisasi
layanan desa yang memungkinkan masyarakat mengajukan pembuatan Kartu Tanda
Penduduk (KTP) secara online dari rumah tanpa harus mengantre di kantor
pelayanan. Selain itu, sistem ini juga menyediakan fitur Layanan Darurat
yang dapat digunakan masyarakat untuk melaporkan kecelakaan, bencana, kondisi
kesehatan darurat, maupun kejadian mendesak lainnya agar dapat segera
ditindaklanjuti oleh pihak terkait.
Tidak hanya berfokus pada pelayanan
administrasi dan kedaruratan, inovasi ini juga menghadirkan program sosial “Berbagi
Makanan Gratis dari Warga untuk Warga”. Melalui fitur tersebut, masyarakat
dapat mendonasikan makanan layak konsumsi yang kemudian disalurkan kepada warga
yang membutuhkan melalui koordinasi dengan pemerintah desa dan relawan
setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Ir. H.
Ahmad Riza Patria, M.A.B. memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi yang
dikembangkan oleh para siswa SMK IT Attaqwa 07 Tambun Selatan Juga Harapkan
Juara. Menurutnya, inovasi berbasis teknologi seperti ini merupakan langkah
nyata dalam mendukung transformasi digital pelayanan publik di Indonesia.
“Program ini sangat baik karena
mampu menjawab kebutuhan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi. Kami
berharap inovasi ini dapat direalisasikan dan dikembangkan lebih luas sehingga
manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Beliau juga memberikan motivasi
kepada generasi muda Indonesia agar terus berkarya dan tidak mudah menyerah
dalam menghadapi tantangan.
“Anak-anak muda harus terus semangat
belajar, berkarya, dan berinovasi. Jangan pernah menyerah. Teruslah menciptakan
solusi yang bermanfaat bagi bangsa dan negara. Masa depan Indonesia berada di
tangan generasi muda yang kreatif dan inovatif,” pesannya.
Kepala SMK IT Attaqwa 07 Tambun
Selatan Ridwan Abdul Fatah S.Pd.I menyampaikan bahwa keikutsertaan sekolah dalam ajang inovasi
ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kompetensi peserta didik dalam
bidang teknologi informasi sekaligus menanamkan kepedulian sosial terhadap
masyarakat.
Melalui inovasi BEKASIKAB1,
SMK IT Attaqwa 07 Tambun Selatan berharap dapat menjadi pelopor lahirnya
berbagai solusi digital yang mampu mendukung pelayanan publik yang cepat,
mudah, transparan, dan tepat sasaran. Inovasi ini juga menjadi bukti bahwa
siswa SMK mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan desa dan peningkatan
kualitas pelayanan masyarakat di era digital.
“Satu Website untuk Beragam Layanan
Publik – Cepat, Tanggap, dan Peduli.”
Zidan Haris, Elyada, dan Nadia Raih Juara I Pada Ajang Debat Dekan Law Cup Fakultas Hukum Universitas Krisnadwipayana
Meminta Kapolda Segera Mutasi Kasat Intel Polres Kepulauan Aru Beserta Kroni-Kroninya
Pehuma Institut Apresiasi SMK IT ATTAQWA 07 Atas Capaian 10 Besar Lomba Inovasi Tingkat Kabupaten Bekasi
KABARMASA.COM, KABUPATEN BEKASI – Pehuma Institut menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada SMK IT ATTAQWA 07 Tambun Selatan atas keberhasilannya masuk dalam jajaran 10 Besar Lomba Inovasi Tingkat Kabupaten Bekasi Tahun 2026 melalui inovasi unggulan BEKASIKAB1.16 Juni 2026
Direktur Eksekutif Pehuma Institut, Afad Usasra, S.H., M.H., menyampaikan rasa bangga atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini menunjukkan bahwa generasi muda Kabupaten Bekasi memiliki kemampuan, kreativitas, dan semangat inovasi yang mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi serta kebutuhan masyarakat.
"Pehuma Institut merasa bangga dapat turut mendampingi dan membantu proses pengurusan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) terhadap inovasi yang dikembangkan. Kami berharap inovasi ini dapat meraih hasil terbaik dalam kompetisi yang akan dilaksanakan pada 24 Juni 2026, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, pemerintah, dan kemajuan bangsa," ujar Afad Usasra.
Inovasi BEKASIKAB1 merupakan sebuah platform yang mengintegrasikan berbagai layanan dan informasi dalam satu sistem digital yang dirancang untuk membantu serta mempermudah proses birokrasi dan pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran inovasi ini menjadi contoh bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk menciptakan tata kelola yang lebih efektif, efisien, dan mudah diakses.
Adapun 10 besar inovasi yang telah diumumkan oleh panitia adalah sebagai berikut:
MEDI REMINDO – SMKN 1 Pebayuran
SMART AQUA LEAF – SMKN 1 Cikarang Selatan
Alat Ukur Tinggi Badan Berbasis IoT – SMKN 1 Pebayuran
BEKASIKAB1 – SMK IT ATTAQWA 07 Tambun Selatan
ZERTIFY – SMK Telekomunikasi Telesandi Bekasi
SATU DARAT – SMKN 2 Babelan
DETEKTOR SIGAB – SMKN 2 Setu
D' STELLAR – SMKN 1 Cikarang Selatan
SMART ECO WASTE STATION – SMK IT Fitrah Hanniah
ECOLINK WASTE MANAGEMENT – SMKS Insan Nasional
Pehuma Institut juga mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil masuk dalam 10 besar. Setiap inovasi yang lahir dari para pelajar merupakan bukti nyata bahwa dunia pendidikan vokasi mampu menjadi motor penggerak lahirnya solusi kreatif dan inovatif bagi pembangunan daerah maupun nasional.
![]() |
| Dibantu Tim Pehuma Institut Dalam Pembuatan HAKI |
"Kami berharap seluruh peserta dapat menampilkan yang terbaik pada tahap presentasi dan penilaian akhir tanggal 24 Juni 2026. Menang atau kalah bukanlah tujuan utama, tetapi bagaimana inovasi tersebut dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas," tambah Afad Usasra.
Pehuma Institut berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan inovasi, riset, perlindungan kekayaan intelektual, serta pemberdayaan generasi muda sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang lebih maju, kreatif, dan berdaya saing.
Tentang Pehuma Institut
Pehuma Institut merupakan lembaga yang bergerak dalam bidang pengembangan sumber daya manusia, inovasi, riset, edukasi, serta pendampingan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) guna mendukung lahirnya karya-karya inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat dan pembangunan nasional.
Hormat Kami,
Pehuma Institut
Afad Usasra, S.H., M.H.
Direktur Eksekutif Pehuma Institut












.jpeg)














