Frans Freddy: Sampaikan aspirasi dengan Kritis, Jangan Sampai Masyarakat Menjadi Korban

 

KABARMASA.COM, JAKARTA - Ketua Umum DPP Poros Muda Indonesia, Frans Freddy, S.H., M.H., mengimbau mahasiswa dan seluruh elemen masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi melalui aksi unjuk rasa di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, agar tetap menjaga ketertiban, keamanan, serta kepentingan masyarakat luas.18 Agustus 2026

Frans menegaskan bahwa menyampaikan pendapat merupakan bagian penting dari kehidupan demokrasi. Kritik terhadap pemerintah maupun kebijakan publik juga merupakan bagian dari fungsi kontrol masyarakat yang harus dihormati.

Namun demikian, menurut Frans, kebebasan menyampaikan aspirasi harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab sosial.

“Demokrasi tentu memberikan ruang bagi mahasiswa dan masyarakat untuk menyampaikan kritik. Tetapi jangan sampai cara menyampaikan aspirasi justru mengganggu aktivitas masyarakat luas atau memunculkan gejolak sosial-politik yang sebenarnya tidak perlu,” ujar Frans Freddy, Selasa (18/8/2026).

Frans menilai kawasan Bundaran HI merupakan salah satu pusat aktivitas masyarakat dengan tingkat mobilitas yang tinggi. Gangguan terhadap arus lalu lintas di kawasan tersebut berpotensi memberikan dampak berantai terhadap pekerja, pelaku usaha, pengguna transportasi umum, maupun masyarakat yang sedang menjalankan aktivitas lainnya.

Kritik Tetap Penting

Frans menegaskan bahwa imbauan tersebut bukan dimaksudkan untuk mengurangi hak mahasiswa maupun masyarakat dalam menyampaikan kritik.

Menurutnya, kritik terhadap pemerintah justru diperlukan dalam negara demokrasi. Akan tetapi, kritik harus disampaikan secara konstruktif dan tidak berkembang menjadi tindakan yang merugikan masyarakat yang tidak berkaitan dengan persoalan yang sedang diperjuangkan.

“Silakan menyampaikan kritik, silakan menyampaikan tuntutan. Tetapi mari kita jaga agar perjuangan itu tidak membuat masyarakat lain menjadi korban. Jangan sampai orang yang sedang bekerja, mencari nafkah, berobat atau menjalankan aktivitasnya justru terganggu,” tegasnya.

Frans juga mengingatkan seluruh peserta aksi agar tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang dapat memperkeruh suasana.

Ia berharap seluruh elemen mahasiswa mampu menunjukkan bahwa gerakan intelektual dapat berjalan beriringan dengan kedewasaan dalam menjaga kepentingan publik.

“Mahasiswa adalah kekuatan moral dan intelektual bangsa. Karena itu, saya berharap aksi yang dilakukan juga menunjukkan kedewasaan, bukan hanya keberanian turun ke jalan,” ungkap Frans.

Jaga Jakarta Tetap Aman dan Produktif

Lebih lanjut, Frans mengajak peserta aksi untuk mempertimbangkan lokasi maupun metode penyampaian aspirasi yang memungkinkan tuntutan tetap didengar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat secara luas.

Menurutnya, perjuangan menyampaikan aspirasi harus menghasilkan gagasan dan perubahan yang positif, bukan justru menciptakan persoalan baru.

“Jangan sampai perjuangan menyampaikan aspirasi justru menciptakan persoalan baru bagi masyarakat. Kritik boleh keras, tetapi tetap harus bertanggung jawab. Mari jaga Jakarta tetap aman, tertib dan produktif,” pungkas Frans Freddy.

DPP Poros Muda Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kehidupan demokrasi yang sehat, terbuka, kritis, namun tetap mengedepankan persatuan, ketertiban umum, dan kepentingan masyarakat luas.

DPP POROS MUDA INDONESIA
Frans Freddy, S.H., M.H.
Ketua Umum

Share:

No comments:

Post a Comment

Youtube Kabarmasa Media



Berita Terkini

Cari Berita

Label

Arsip Berita

Recent Posts