Ketua Gertasi Optimis Fit and Proper Test Thomas Djiwandono Berjalan Profesional di DPR

KABARMASA.COM, JAKARTA - Ketua Gerakan  tani Syarikat Islam (Gertasi DKJ) Salim Wehfany menyatakan dukungannya terhadap proses seleksi pejabat publik di DPR RI, khususnya terkait pelaksanaan fit and proper test bagi Thomas Djiwandono. Gertasi meyakini bahwa proses yang berlangsung di Parlemen akan mengedepankan prinsip profesionalisme serta semangat kolektif kolegial.

Ketua Gertasi menegaskan bahwa rekam jejak dan kapasitas Thomas Djiwandono dalam bidang ekonomi dan keuangan sudah teruji. Namun, ia menekankan bahwa mekanisme di DPR tetap menjadi instrumen penting untuk memastikan kelayakan seorang kandidat secara transparan.

Profesionalisme dan Integritas

Menurut Ketua Gertasi, proses Komisi XI DPR RI akan menjadi ajang pembuktian visi dan misi yang dibawa kandidat. Ia percaya bahwa para anggota dewan akan mengedepankan objektivitas demi kepentingan ekonomi nasional yang lebih stabil.

"Kami percaya DPR akan bekerja secara profesional. Proses fit and proper test ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk pertanggungjawaban publik dalam memilih putra terbaik bangsa untuk posisi strategis," ujar Ketua Gertasi dalam keterangannya di Jakarta23/1/2026.

Semangat Kolektif Kolegial

Selain faktor profesionalisme, Gertasi juga menyoroti pentingnya pengambilan keputusan yang bersifat kolektif kolegial di DPR. Hal ini dianggap sebagai pengaman agar setiap kebijakan yang dihasilkan merupakan buah dari kesepakatan bersama yang matang, bukan keputusan sepihak.
"Semangat kolektif kolegial di DPR memastikan bahwa setiap masukan dari berbagai fraksi dipertimbangkan secara adil. Ini akan memberikan legitimasi yang kuat bagi saudara Djiwandono jika nantinya terpilih," tambahnya.

Harapan untuk Ekonomi Masa Depan

Gertasi berharap dengan terpilihnya sosok yang kompeten melalui proses yang kredibel, arah kebijakan ekonomi Indonesia akan semakin inklusif dan berpihak pada kesejahteraan rakyat kecil. Kestabilan fiskal dan akselerasi pertumbuhan ekonomi menjadi ekspektasi utama dari hasil proses seleksi ini

Sejalan dengan pernyataan Gertasi Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono tak masuk dalam struktur partai. Ia mengatakan, Thomas Djiwandono telah mengajukan mundur dari struktur partai sejak 31 Desember 2025.

Pernyataan ini dilontarkan Dasco sekaligus menjawab mundurnya pria yang akrab disapa Tommy itu dari partai saat diusulkan menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) tutup nya.
Share:

No comments:

Post a Comment

Youtube Kabarmasa Media



Berita Terkini

Cari Berita

Label

Arsip Berita

Recent Posts