A. Rizky Kabalmay Kader HMI Jabodetabeka-Banten: Revitalisasi Nilai Dasar Perjuangan

KABARMASA.COM, JAKARTA- Tulisan ini saya tulis dengan perasaan yang agak campur aduk. Terus terang, saya sering bertanya-tanya tentang keadaan bangsa hari ini. Banyak hal terasa tidak beres, tapi juga sulit menunjuk satu penyebab pasti. Di forum-forum kaderisasi, nilai-nilai sering dibicarakan dengan sangat baik. Namun ketika melihat keadaan sekitar, saya justru sering merasa ada yang tidak nyambung antara apa yang diajarkan dan apa yang terjadi.

Kalau melihat situasi sekarang, persoalannya sebenarnya sudah sering kita dengar. Politik terasa transaksional, konflik sosial muncul lagi dan lagi, dan kepercayaan publik pada negara makin menipis. Hal-hal seperti ini seolah jadi pemandangan biasa. Yang membuat saya gelisah, pembicaraan soal nilai sering berhenti sebagai wacana. Ia dibahas, dikutip, bahkan dipuji, tetapi tidak benar-benar hadir dalam sikap sehari-hari.
Tulisan ini tidak bermaksud membahas Nilai Dasar Perjuangan (NDP) secara teoritis atau lengkap. Saya juga tidak sedang menawarkan jawaban besar. Saya hanya ingin melihat NDP sebagai pegangan sederhana bagi kader. Bagi saya, NDP seharusnya membantu menentukan sikap, terutama ketika kader berhadapan dengan pilihan-pilihan nyata yang sering kali tidak hitam putih.

Menurut pandangan saya pribadi, masalahnya bukan karena kader tidak tahu NDP. Banyak yang tahu, bahkan hafal di luar kepala. Namun dalam keseharian, nilai itu sering tidak muncul. Saya sendiri pun belum bisa mengatakan sudah menjalankannya dengan baik. Ada banyak situasi di mana saya ragu, bingung, atau justru diam. Dari situ saya merasa, persoalan ini tidak sesederhana soal paham atau tidak paham. Di titik inilah NDP seharusnya bekerja. Bukan sebagai alat untuk menghakimi, tetapi sebagai pengingat arah. Sebagai sesuatu yang membantu kita berhenti sejenak dan bertanya, sikap apa yang seharusnya diambil. Mungkin terdengar sederhana, tetapi justru hal-hal seperti ini yang sering luput dalam praktik.
Karena itu, saya berpikir kader HMI perlu membuka ruang diskusi yang lebih membumi, dari komisariat sampai cabang. Diskusi yang tidak selalu rapi, tidak selalu selesai, tapi jujur dan dekat dengan persoalan nyata. Tidak harus dengan bahasa besar atau konsep rumit. Cukup dengan membicarakan apa yang kita lihat, kita alami, lalu mencoba menilainya dengan nilai yang kita yakini. 

Menurut saya, dari situlah NDP bisa kembali terasa hidup. Saya menulis ini dengan kesadaran bahwa tulisan ini juga memiliki banyak keterbatasan. Apa yang saya sampaikan lahir dari pengalaman dan kegelisahan pribadi sebagai kader, bukan dari posisi paling benar. Bisa jadi, pandangan ini masih perlu diuji dan dikritisi. Namun setidaknya, saya berharap tulisan ini menjadi pengingat bahwa berbicara tentang nilai tidak cukup hanya di forum, tetapi perlu terus dihidupkan dalam proses belajar dan sikap sehari-hari.
Share:

No comments:

Post a Comment

Youtube Kabarmasa Media



Berita Terkini

Cari Berita

Label

Recent Posts